Apa itu Marketing Funnels Dalam Digital Marketing

Apa itu Marketing Funnels Dalam Digital Marketing

Posted by Gado Creative on 18 September 2026

Rangkuman : Top Funnel bertugas untuk menyebarkan awareness brand, produk, ataupun promosi. Bottom funnel adalah tempat untuk sales, dan middle funnel adalah jembatannya. kiat-kiatnya bermacam-macam, dari membaca kondisi pasar, membaca data, dan juga sehingga bisa menghasilkan aksi marketing yang produktif.

Untuk yang baru belajar cara marketing produk, salah satu ilmu yang perlu diketahui adalah marketing funnels. Dalam teori ini marketing dibagi menjadi tiga tahap yaitu top funnels(TOFU), middle funnels (MIFU) dan bottom funnels (BOFU). ketiganya memiliki fungsinya masing-masing, TOFU untuk awareness, MIFU untuk consideration, dan BOFU untuk sales.


Bila diumpamakan dalam dunia marketing funnel pertama adalah kita membagikan brosur di tepi jalan, middle funnel adalah tempatmu berjualan, apakah toko dan menu yang ada di retoranmu dapat meyakinkan mereka untuk memilih pesanan, bila kamu usahamu adalah restoran. Untuk bottom funnel adalah ketika orang sudah didepan kasir dan memilih makanan, jangan sampai produk yang kamu tawarkan tidak menarik, di bottom funnel ini juga kamu bisa melakukan cross selling ataupun upselling, sales sangat bekerja disini.

Bila digambarkan top funnel ke bottom funnel akan berbentuk corong segitiga terbalik, mengapa demikian? karena dalam teori marketing orang yang berada di top funnel (awareness) level akan jauh lebih banyak daripada orang yang membeli produkmu (bottom funnel).

Sebagai contoh, berapa produk mie instan yang kamu tahu? lima? sepuluh? mungkin bisa lebih, ditahap ini brand masuk ke tahap top funnel atau awareness, dari sepuluh pilihan brand yang ada di market orang hanya akan beli produk dari satu atau dua brand saja. Jadi pada tahap top funnel brand bertugas untuk mengenalkan produk ke market, brand butuh mengenalkan ke lebih banyak orang, bila brandmu tidak dikenal banyak orang maka kemungkinan brandmu akan dibeli lebih banyak orang juga akan lebih kecil.

Dalam dunia digital marketing, funneling bekerja serupa, hanya saja dengan platform yang berbeda. untuk top funnel aksi yang bisa dilakukan adalah menebarkan konten seluas mungkin, salah satu usahanya adalah dengan ads, sesederhana konten original juga bisa dimasukkan kedalam top funnel, tetapi memiliki tantangan yang besar untuk bisa menyebarkan awareness bila tidak diramu dengan formula yang benar. Selanjutnya middle funnel bisa dibagi di beberapa tempat, paling sering kita jumpai adalah landing page, dalam landing page ini sudah disusun narasi agar ditengah atau diakhir halaman orang mau untuk mampir di toko kita dan membeli barang kita, untuk bottom funnelnya adalah customer service. di bottom funnel

Dalam digital marketing, tugas marketer adalah dari mengenalkan produk hingga bisa sampai ke depan sales maka dari itu ayo kita bahas satu persatu funneling dari top funnel hingga bottom funnel.


TOP Funnel

Top funnel merupakan tempat marketing untuk menyebarkan awareness produk kita di market, lantas apakah di top funnel hanya kita isi dengan konten engaging, entertain, tanpa berjualan? dalam praktiknya konten di top funnel juga bisa berupa konten-konten marketing, yang menjadikannya berada di top funnel karena dia menjangkau lebih banyak audiens. Jadi apa yang dilakukan pada tindakan top funnel ini? Dengan membuat usaha menyebar luaskan konten promosi kita, bila offline bisa dengan memyebarkan brosur, membuat baliho/billboard bila di online top funnel untuk menyebarluaskan promosi yang kita kampanyekan bisa melalui ads.

Middle Funnels

Ini adalah bagian paling tricky di berbagai praktik marketing, beberapa kali middle funnels ini dilewatkan. Banyak marketer yang meengarahkan top funnelsnya langsung ke middle funnel. Secara memahami praktik juga lebih mudah dari promosi setelahnya sales! Tetapi banyak keberhasilan sales itu terjadi setelah adanya middle funnel ini, middle funnel ini mengantarkan pembeli yang sudah penasaran melihat katalog produkmu, sehingga ketika sampai di kasir ataupun customer service customer bisa deal lebih cepat. Dalam middle funnel biasnya kita memberikan penekanan pada kebutuhan mereka akan terpenuhi dengan produk kita.

Bottom Funnels

pada bottom funnels ini penjualan terjadi. Disini sudah ranahnya sales, marketing sudah mengantarkan leads sampai didepan kasir. Dalam dunia digital customer sudah sampai di customer service, maka tugas customer servicelah yang paling berperan untuk menggoalkan leads yang sudah diantarkan oleh marketer.


Kesimpulan

Untuk bisa mengoptimalkan digital marketing, kita harus paham dengan marketing funnel, agar kita bisa memahami kebutuhan kita di setiap funnelnya. Dengan memahami tiap funnel kita bisa membuat perencanaan digital marketing yang tajam dan memenuhi semua kebutuhan digital marketing di setiap funnelnya. Bagaimana meramu top funnel, middle funnel, dan bottom funnel, bagian funnel yang mana yang sudah bekerja dengan baik dan bagian funnel mana yang memiliki problem.


KONSULTASI GRATIS

Punya ide proyek atau butuh arah kreatif yang lebih terukur?

Tim kami siap membantu membedah tantangan brand Anda, menyusun strategi visual yang tepat, dan mengeksekusinya secara konsisten.

Diskusi awal tanpa komitmen. Respons biasanya dalam 1 hari kerja.